Kamis, 13 Oktober 2011

Sujud Tilawah / Sujud Sajadah


Tilawah artinya bacaan, dan Sujud Sajadah atau sujud Tilawah itu ialah perbuatan sujud apabila seseorang itu bertemu ayat sajadah dalam bacaan al-Qur’an sama ada di dalam sholat ataupun di luar sholat.

Daripada Abu Hurairah r.a. katanya, Rasulullah s.a.w. telah bersabda:
Apabila anak Adam membaca ayat Sajdah, lalu dia sujud; maka syaitan jatuh sambil menangis. Katanya, “Celaka aku! Anak Adam disuruh sujud, maka dia sujud, lalu mendapat syurga. Aku disuruh sujud, tetapi aku menolak maka untukku neraka.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Hukum sujud sajadah adalah sunat mu’akad, atau sunat yang amat digalakkan.

Dari Umar r.a.: Pada suatu hari Jumaat, dia (Rasulullah) membaca surah al-Nahl di atas mimbar, maka ketika sampai pada ayat sajadah, dia lalu turun dan sujud. Dan para hadirin juga turut melakukan sujud. Pada hari Jumaat berikutnya, dibacanya surah berkenaan, lalu apabila sampai pada ayat sajdah dia berkata: “Wahai manusia, sebenarnya kita tidak diperintahkan (diwajibkan) sujud tilawah. Tetapi barangsiapa bersujud, dia telah melakukan yang benar. Dan barangsiapa yang tidak melakukannya, maka dia tidak mendapat dosa.” (HR Bukhari)

Ayat-ayat sujud sajadah ialah:

1. Surah 7 (Al-A’Raaf) Ayat 206
2. Surah 13 (Ar-Ra’d) Ayat 15
3. Surah 16 (Al-Nahl) Ayat 50
4. Surah 17 (Al-Isra’) Ayat 109
5. Surah 19 (Maryam) Ayat 58
6. Surah 22 (Al-Hajj) Ayat 18
7. Surah 22 (Al-Hajj) Ayat 77
8. Surah 25 (Al-Furqaan) Ayat 60
9. Surah 27 (An Naml) Ayat 26
10. Surah 32 (As-Sajdah) Ayat 15
11. Surah 38 (Shaad) Ayat 24
12. Surah 41 (Fushshilat) Ayat 38
13. Surah 53 (An-Najm) Ayat 62
14. Surah 84 (Al-Insyiqaq) Ayat 21
15. Surah 96 (Al-’Alaq) Ayat 19

Note: Perlu dinyatakan bahwa bacaan Surah 38 (Shaad) Ayat 24 menurut Syafi’iyah dan Hanbaliyah tidak termasuk ayat sajadah, tapi ayat yang disunatkan untuk sujud syukur (keterangan sujud syukur akan menyusul selanjutnya). Bacaan surah 22 (Al-Hajj) Ayat 77 pula menurut madzhab Syafi’iyah dan Hanbaliyah dimasukkan sebagai ayat sajadah.

Untuk mengenali ayat-ayat sajadah itu di dalam al-Qur’an, kebiasaannya pada ayat-ayat itu ada ditandakan garis atau simbol dengan tertulis perkataan sajadah.

Bacaan doa yang sunat dibaca ketika sujud ialah:

سجد وجهي للذي خلقه وشق سمعه وبصره بحوله وقوته فتبارك الله أحسن الخالقين

Dibaca : “sajada wajhiya lillazii kholaqohuu wa syaqqa sam’ahuu wa basorahuu bihaulihii wa quwwatihii fatabaarokallahu ahsanul kholiqiin”

Artinya : “Aku bersujud dengan wajahku kepada Dzat yang telah merupakan dan menciptakannya, dan menciptakan pendengaran dan penglihatannya dengan kekuatan-Nya. Maha memberkati Allah, sebaik-baik Pencipta.”

Rukun sujud sajadah di luar solat ialah:
1. Niat
2. Takbiratul-ihram
3. Sujud
4. Salam.

Sedang di dalam sholat cukup mengikuti imam.

Tanda- tanda Orang yang Bertakwa


Takwa itu berarti pagar.
Takwa dalam beragama berarti memagari hati dari segala ancaman hati.
Apakah ancaman hati itu? Ancaman hati merupakan segala bentuk tindakan ataupun tingkah laku kita yang dapat menyebabkan hati kita rusak maupun sakit.
Takwa dalam beragama juga dapat diartikan sebagai membersihkan hati dari berbagai prasangka buruk yang mengundang dosa.

5 Tanda orang yang bertakwa menurut Qaul Usman bin Affan ra, antara lain:
  1. tidak suka bergaul kecuali dengan orang yang bisa memperbaiki agamanya.
  2. jika mendapat musibah dalam urusan duniawi dia anggap sebagai hukuman atas kesalahan terdahulu.
  3. jika mendapat musibah dalam urusan agama meskipun kecil dia bersedih.
  4. dia tidak suka memenuhi perutnya dengan makanan yang halal sekalipun, karena khawatir tercampur dengan yang haram.
  5. dia selalu memandang orang lain lebih baik dari dirinya dalam hal agama.
Sesungguhnya kerusakan hati disebabkan oleh 6 hal (Hasan Al-Basri ra), yaitu:
  1. mereka yang sengaja berbuat dosa dengan harapan dapat bertaubat
  2. mereka menuntut ilmu tapi tidak mengamalkannya
  3. jika mereka mengamalkannya, mereka tidak ikhlas
  4. mereka makan rizki dari ALLAH namun tidak bersyukur
  5. mereka tidak rela dengan bagian dari ALLAH
  6. mereka mengebumikan orang-orang mati namun tidak mengambil pelajaran darinya
Setiap penyakit pasti ada obatnya. Allah menurunkan penyakit, pasti ada penawarnya. Tergantung kesungguhan hati kita dalam mencari penawarnya.
Hati yang rusak, belum tentu tidak dapat diperbaiki. Demikian pula dengan hati yang sakit, pasti bisa diobati. Sekali lagi, tergantung kesungguhan hati kita dalam mencari obatnya.

Obat hati itu ada lima perkara:
  1. Baca Al-Quran dan maknanya
  2. Mandirikan sholat malam
  3. Berkumpullah dengan orang-orang shaleh
  4. Perbanyaklah berpuasa
  5. Perbanyaklah berdzkir
Wahai saudara-saudariku .. Mari kita hidupkan hati kita !!! ALLAHU AKBAR!!!

Bidadari Surga .. Itukah dirimu?

Bidadari itu ada di bumi
yaitu wanita beriman kepada Allah
dia istiqomah berbungkus busana muslimah
dia khusyu' dan jauh dari bermegah-megahan
dia ramah penjaga amanah
dia lembut namun tidak lemah
dia mempesona namun tetap bersahaja
dia mengerti bagaimana menjaga akhlak dan kemuliaannya
dia adalah hiasan dunia yang paling indah
dia wanita yang tengah dirindu oleh Jannah
dia lebih mulia dari bidadari surga
dia adalah wanita sholihah

Rinduku pada-Mu, Ya Rabb


Jiwa siapakah yang masih rindu?
Sementara Dia (ALLAH) menanti disana..
Raga manakah yang masih sakit?
Bila jiwa telah terbang bersama cinta-Nya..
Nafas masihkah menghembus terengah?
Sedang jihad adalah udaranya..
Cinta.. masihkah memerah jambu?
Padahal hijau jannah telah membentang sejauh pandangan..
LAA IZZATI ILLA BIL JIHAD!!!

Pilihan dalam hidup

Setiap hari manusia di hadapkan pada pilihan
Tidak memilihpun sudah berarti memilih
Keputusan untuk memilih menentukan takdir kemudian
Kualitas pilihan tergantung kualitas pikiran

Mendamaikan Diri dengan Kesalahan


Cara terbaik yang bisa kita lakukan terhadap diri setelah melakukan kesalahan:
1. mengakui bahwa kita salah
2. menyesali kesalahan kita
3. mencela diri, mengapa kita lakukan kesalahan itu
4. memohon ampun pada ALLAH, bertaubat
5. tidak berputus asa dari rahmat ALLAH

Pesan-Pesan Rasulullah SAW


Empat Pesan Rasulullah SAW:
1. Tebarkanlah salam
2. Perkuat Silaturahmi
3. Santunilah Fakir Miskin
4. Jangan tinggalkan sholat malam
(HR Muslim)


"Jenguklah orang sakit dan iringilah jenazah
karena itu dapat mengingatkan kalian akan akhirat"
(HR Muslim)


Ya ALLAH..
Hamba memohon kepada-Mu atas amal yang menyampaikan aku ke hadapan-Mu
karena cinta-Mu..

Ya ALLAH..
Jadikanlah cintaku pada-Mu lebih aku cintai daripada cinta pada diriku sendiri, keluargaku, bahkan air yang sejuk (ketika aku sedang kehausan)
(HR Tirmidzi)


Barang siapa memenuhi kebutuhan manusia di dunia
maka ALLAH akan mencukupi kebutuhannya di dunia dan akhirat..
Yakinlah, bahwa janji ALLAH itu adalah BENAR dan PASTI!!!
 

Design By:
SkinCorner